Foto dok. Black Star

Seiring dengan isu RUU Permusikan yang sedang hangat dibicarakan oleh pelaku maupun penikmat musik akhir-akhir ini, kolektif pop alternatif asal Jakarta, Black Star, mencoba merefleksikan isu tersebut dengan merilis video musik berjudul “Si Buta, Si Tuli, Si Bisu” (23/2), yang merupakan satu buah lagu dari album kedua mereka, Luar Angkasa (Demajors Independent Music Industry, 2016).

baca juga: Lebih dari 200 Musisi Indonesia Tolak RUU Permusikan

Mereka beranggapan bahwa RUU Permusikan dianggap membelenggu kebebasan berkarya yang selama ini menjadi nafas pelaku musik. Argumen tersebut selaras dengan sebagian musisi yang tergabung dalam Koalisi Nasional Tolak (KNTL) RUU Permusikan. Sampai hari ini, gaung penolakan tersebut masih terdengar secara masif seraya terus dilakukan pengawalan agar pembatalan RUU segera terealisasi.

baca juga: Koalisi Nasional Tolak (KNTL) RUU Permusikan Semarang: “Batalkan RUU Permusikan!”

Proses kerja kreatif video tersebut dibantu oleh sutradara Risan Hadiputra. Mengisahkan tentang para demonstran yang menyuarakan hati nurani rakyat namun kerap kali tidak didengar oleh sang pemangku kepentingan. “Si Buta, Si Tuli, Si Bisu”, satir yang menyalak untuk tuan-tuan dalam gedung parlemen. (Df)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here