Pyongpyong – Kurang Piknik

0
22

Terbilang telah malang melintang di skena musik Semarang, grup pop punk Pyongpyong tentunya bukan lagi nama yang asing. Sejak periode awal 2000-an, Pyongpyong telah hilir mudik dari panggung ke panggung baik dalam maupun luar kota. Selain itu, mereka juga terlibat dalam beberapa album kompilasi, salah satunya Berpacu Dalam Melodic (Proton Records, 2005) dengan lagu andalannya, “My Wife Is A Lesbian”.

Setelah mengalami bongkar pasang personil dan sempat memutuskan hiatus pada tahun 2015, mereka mulai muncul kembali pada tahun 2017 ditandai dengan rilisnya single “Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki”. Kini, trio yang digawangi Adit (Bass/Vokal), Pandu (Gitar) dan Bayu Nugraha (Drum) siap kembali ke gelanggang dengan satu single dan klip berjudul, “Kurang Piknik”. “Dalam penggarapan klip tersebut, kami bekerja sama dengan Hyena Films, Yogyakarta,” tutur Bayu.

Foto dok. Pyongpyong

Secara garis besar, single tersebut menceritakan kehidupan kelas pekerja pada umumnya. “Tentang suntuknya menjadi seorang pegawai yang bekerja selama 5-6 hari dalam seminggu,”. “Belum lagi jika dikejar deadline, target, dan sejenisnya. Waktu senggang pada hari libur pun belum tentu bisa dinikmati.” ujar Adit. Jika dicermati, single ini memiliki corak yang berbeda daripada lagu-lagu Pyongpyong sebelumnya. Aroma Reel Big Fish, Goldfinger, dan Less than Jake menguar kental.

Lewat perilisan single tersebut, Pyongpyong menegaskan bahwa mereka belum habis. Sisa-sisa bahan bakar masih mampu tersulut. Selain itu, mereka juga telah bersiap menindaklanjuti resureksi ini. “Sebagai pengukuhan bahwa dengan formasi ini, kami aktif kembali. Lagu itu juga akan menjadi salah satu materi di album mini nantinya,” tutup Adit. (Df)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here