Foto oleh Roaches Records

Empat bulan usai album Seliar Binatang dirilis, grup pengusung punk rock asal Tangerang, Dirty Ass, cukup aktif menyambangi panggung-panggung musik selama periode tersebut sampai sekarang.

Masih dalam rangkaian promosi album terebut, band yang ditunggangi Gerry Lainil Fauzi (Gitar/Vokal), Gilang Fresandy (Bass/Vokal), dan Bayu Samudro pada drum ini baru saja meluncurkan video musik dari salah satu materi yang tersemat di album tersebut (18/1).

“Usang”, sebuah gambaran sikap senioritas yang berulang kali terjadi di berbagai lingkungan dari tiap generasi. Dirty Ass berpendapat jika sikap tersebut sudah seharusnya hilang demi kemajuan di era sekarang.

Dirty Ass – Seliar Binatang (2018)

Seperti band low-budget pada umumnya, video musik “Usang” berisi cuplikan yang dikumpulkan Dirty Ass selama menjalankan ibadah tur yang berlangsung sejak tahun 2018 lalu. Video musik ini jadi reportase menarik sebab selain menampilkan performa band, juga menampilkan aktivitas skena dan keseharian yang mereka lakoni selama tur.

Seliar Binatang berisi 8 buah lagu dengan lirik bahasa indonesia yang membahas berbagai hal dari mulai dari nihilisme, isu politik, kondisi lingkungan hingga hal-hal yang mereka suka. Album tersebut dirilis dalam 2 versi yakni CD dan Kaset oleh Roaches Records. (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here