Foto dok. Foolish Commander

Mendekati akhir tahun 2018 yang akan purna dalam hitungan hari, semerbak euforia makin dipertegas lewat rilisnya album penuh trio elektronik/pop pendatang baru asal Semarang, Foolish Commander yang bertitel, The Undying Recital (28/12).

Berikhwal dari pertemanan di bangku SMA, Foolish Commander yang digawangi oleh Luthfi Adianto sebagai produser dan rapper, Kanina Ramaniya sebagai produser dan vokal, dan Alditya Rafi sebagai drummer akhirnya bersepakat membentuk grup yang mengusung akar genre musik elektronik.

baca juga: Foolish Commander Rilis Single Debut, “Paranoia”

Tak hanya itu, mereka mencoba memperluas fragmen dengan sentuhan formula rock alternatif, hiphop, dan math rock yang memadukan komposisi vokal, rap, dengan suara synthesizer dan gitar serta pemanfaatan sampler. Musik yang disajikan Foolish Commander sangat dipengaruhi oleh Twenty One Pilots, Gorillaz, Jay-Z, Scaller, dan Kimokal. Lirik yang ditulis oleh Kanina dan Luthfi banyak menyinggung soal konflik yang kerap terjadi di masyarakat.

Foolish Commander – The Undying Recital (2018)

The Undying Recital terdiri dari delapan track yang menceritakan segala dinamika dalam hidup yang dirangkum dalam bentuk 5 stages of grief; denial, anger, bargaining, depression and acceptanceKetika sudah mencapai tahap acceptance, niscaya akan datang masalah lain yang mengantarkan kita kembali ke stage denial. Begitu kiranya Foolish Commander menganalogikan dinamika hidup ini dengan sebuah siklus yang tidak akan berhenti dan masalah yang akan selalu datang menghampiri. Namun, mereka meyakini bahwa semua kesulitan pasti akan berlalu, seperti apa yang jadi intisari dari The Undying Recital.

Album yang proses produksinya menghabiskan waktu satu tahun ini sekaligus menutup proyek “SZN” sebagai rangkaian episode perilisan album dan EP yang disupervisori oleh HILLS, kolektif musik asal Semarang. Simak musik mereka lewat link di bawah! (Df)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here