Redam – Tamasya di Angkasa

Safari Nyaris Mati!

0
57

Sejak kemunculannya beberapa waktu lalu, pun berkembang dari latar belakang musik yang berbeda, Redam banyak memiliki progress yang secara alami tercipta atas keresahan Erdin (Drum), Devan (Gitar/Vokal) dan Ari (Bass/Vokal).

Terbentuk pada bulan Februari 2017 kemarin, Redam tidak membutuhkan waktu lama untuk unjuk gigi. Tampil di panggung-panggung kecil serta tumbuh di dalam ranah musik yang tak kunjung maju, membuahkan trio rock alternatif ini punya daya tahan serta inisiatif yang tinggi untuk out of the box.

Foto dok. Redam

Setelah video musik terakhir dari single “Aulis” diluncurkan awal tahun kemarin, grup ini akhirnya kembali menembakkan amunisi lewat nomor terbaru berjudul, “Tamasya di Angkasa” (2/9). “Tamasya di Angkasa” sengaja dipilih sebagai penanda jelang perilisan album yang tidak lama lagi melesat ke telinga penggemar.

baca juga: Redam Rilis Single dan Video Klip Anyar, “Aulis”

Tidak hanya menyajikan audio, Redam turut meluncurkan nomor terbarunya dalam format video musik yang sepenuhnya dikerjakan oleh Garna Raditya (AK//47) yang dilakukan di West House, Oakland, California melalui kolektif Among Others beberapa waktu lalu.

Meski musik era 90-an cukup berpengaruh menjadi jujukan Redam, grup ini tidak begitu saja untuk menyuguhkan hal yang sudah-sudah, contohnya yang satu ini. Tabik! (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here