Terhitung saat ini sampai empat bulan kedepan, dua band heavy metal lintas daerah yakni Suri (Jakarta) dan Klandestin (Magelang) dijadwalkan melakoni laga tandang di beberapa daerah di Jawa dan Bali dalam tur ‘panas’ bertajuk “Road On Fire 2018”. Kedua band tersebut menjalankan misi tak lain sebagai perkenalan mereka di kota-kota yang akan disambangi.

Tur ini juga didapuk guna mempromosikan rilisan milik kedua band. Klandestin dengan album debut Green Acid of Last Century (Hellas Records/Skullism Records, 2018) sementara Suri dengan magnum-opus tiga seri EP berjudul Waham yang direncanakan rilis usai tur.

baca juga: Klandestin: Rayakan 420 Dengan Album Perdana, “Green Acid Of Last Century”

Gitaris sekaligus pencetus unit stoner doom, Klandestin, Combo, sangat bersemangat menyambut tur kali ini, dirinya mengaku sudah siap melibas habis jalanan. “Ini adalah tur yang bersejarah untuk Klandestin karena waktunya lumayan panjang, bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai kota, apalagi akan jalan bareng Suri, salah satu band yang menjadi influence kami,” ujarnya.

Klandestin turut mengemban misi khusus dalam tur yang dilakoni kali ini, yakni seputar perkembangan kancah musik stoner nasional. “Kami melakukan pendokumentasian dan mengumpulkan data supaya tahu bahwa di daerah dan kota-kota lain, ternyata musik ber-genre seperti kami juga banyak bertumbuhan. Yang pasti kami bisa membuat sebuah histori dan mengubah dogma jika band daerah tidaklah kalah dengan band kota besar. Kami ingin menjadi trigger untuk band-band Magelang lainnya juga mampu keluar kandang membuktikan karyanya,” imbuh Combo.

Suri dengan imaji erotika serta Klandestin dengan semesta hijaunya, kombinasi mematikan dalam satu panggung yang apabila diibaratkan adalah bar perjamuan di atas gurun gersang dengan semerbak asap knalpot yang dipenuhi kaktus. Sama-sama berhalusinasi. Menggerung, merambat menemui ajal, dan mengawang.”Kami punya materi musik rock yang tidak umum. Buat sebagian pendengar mungkin terlalu keras, tapi bisa jadi terlalu pelan. Suri mengambil jalur tengahnya. It may hurt a little but you’ll get used to it,” tandas pemain drum grup stoner rock raksasa, Suri, D-rexxx.

Flyer Tur “Road On Fire 2018” Chapter 1

“Road On Fire 2018” sendiri dibagi menjadi beberapa bab perjalanan. Dimulai pada bulan Agustus dengan menginvasi wilayah barat Pulau Jawa, tepatnya Tangerang, 23 Agustus 2018 dan Bandung, 25 Agustus 2018 mendatang. Selanjutnya, rombongan ‘berat’ ini akan menyambangi Jawa Tengah pada bulan September, Jawa Timur pada bulan Oktober dan berakhir di Bali pada bulan November.

“Ibarat mencret tapi keluar dari mulut, tur ini tentu akan berjalan seru. Kita akan senang-senang bersama, banyak yang menunggu dua band ini main di kota-kota yang selama ini belum pernah kami singgahi,” tutup D-rexxx. Jadwal serta informasi lanjut mengenai tur “Road On Fire 2018” dapat disimak melalui akun media sosial kedua band. (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here