Foto dok. Hands Upon Salvation

Sindikat metallic hardcore Kota Gudeg, Hands Upon Salvation, dikabarkan segera kembali menggebrak jagat musik cadas lewat tajuk album terbarunya, “Heresy”. Album penuh ketiga–sejak Entity (Hellavila Records, 2012) dirilis–adalah album yang berjarak lumayan panjang. Diakui mereka, selama rentang waktu 2012 hingga 2018, Hands Upon Salvation diisi oleh beberapa rilisan kompilasi, video klip, album split, dan tentunya proses rekaman dan persiapan “Heresy” sejak akhir tahun 2016.

“Heresy” direkam di Orangebee Studio, Yogyakarta, bersama sound engineer yang juga menangani karya grup musik diantaranya Kuro!, Speak Up, Seems Like Yesterday, Hard To Kill, 9 Matahari, The Cloves and Tobacco, Sabbra Cadabbra hingga Ardina Rasti.

Hands Upon Salvation – Heresy

“Heresy” berisi 10 buah materi dengan total 9 lagu anyar dan 1 lagu cover. Pengerjaan album tersebut juga melibatkan beberapa musisi yakni Opizt (The Cloves and The Tobacco), Made Dharma (Warmouth/Annie Hall), Nikodemus ‘Jay’ (Deadly Weapon) Indra ‘Menus’ (To Die/LKTDOV), serta pentolan grup hardcore/metal asal Prancis, xDidierx (Primal Age).

baca juga: LKTDOV Rilis Album Mini Dalam Piringan Hitam

Album “Heresy” saat ini tengah memasuki tahap pre-order dimana akan dirilis serentak oleh beberapa label dalam berbagai format diantaranya format CD oleh Diorama Records, Forget The Pain Inc., dan Mark My Words Records (Inggris) serta format kaset yang akan dirilis oleh Jesuiscidal Records dan Bound By Modern Records (Jerman). Sementara itu, Hands Upon Salvation selaku band sendiri akan merilis versi digital pada tanggal 5 Agustus 2018 mendatang. Paket album “Heresy” juga berisi berbagai mercandise seperti kaos, pin, pembatas buku hingga kartu pos. Paket ini tentunya dirilis dalam jumlah terbatas yang bisa dipesan melalui kontak label-label diatas.

Grup yang terbentuk sejak tahun 1998 silam tersebut, kini digawangi oleh Agus Suryanto (Vokal), Aar Dimasta (Gitar), Yuan Ari Panji (Gitar), Daru Dwi Giyarto (Bass) dan Yanuar Surya pada drum. Sebelumnya, Hands Upon Salvation meluncurkan album split bersama grup hardcore asal Malang, Stolen Visions, berjudul Comprehensive Chaos and The Seek of Immortality (Heartcorner Records/Samstrong Records, 2017). Pada album “Heresy” nanti, grup ini menaruh harapan agar album tersebut setidaknya mampu mengisi indra pendengaran dengan maksimal! (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here