V/A - Kompilasi Golongan Putih

Menyambut Pilkada serentak yang jatuh pada hari ini, Kolektif Simpul Api secara tegas menolak memberikan suaranya selain untuk digunakan dalam proyek musik kompilasi berjudul Kompilasi Golongan Putih.

Selaku inisiator, Kolektif Simpul Api merupakan komunal bebas yang otonom sekaligus organ taktis anak muda. Proyek perdananya kali adalah untuk merespon Pilkada 2018 yang dilakukan serentak pada Rabu (27/6) pagi tadi. Mereka ingin membangun kesadaran politis tanpa harus menjadi politisi yang menurutnya telah berkali-kali melakukan penipuan lewat media seni-budaya.

Dalam rilisan ini, Kolektif Simpul Api berhasil mengumpulkan setidaknya 8 buah lagu yang berasal dari grup musik lintas genre dengan ketertarikan yang sama menyoal sistem pemilihan umum. Mulai dari Serambi, The Joints, Lilin Semasa Hujan, Patagonia hingga grup death metal asal Boyolali, Diminish Perception, ikut menyemarakan kompilasi kali ini. Kumpulan tembang tersebut sekaligus menjadi semacam monumen penolakan akan sistem pemilihan umum dan demokrasi perwakilan yang selama ini berjalan di Indonesia.

Album tersebut dikemas pada media cakram padat dan disertai dengan booklet sebagai materi pendukung dari wacana yang ditawarkan. Dicetak terbatas sejumlah 50 keping dimana hasil penjualan album tersebut akan diperuntukan kerja-kerja kolektif yang otonom. Rencananya, Kompilasi Golongan Putih juga akan dirilis dalam versi digital bebas unduh, segera setelah cetakan fisiknya diluncurkan.

Kolektif Simpul Api berharap, materi yang ditawarkan dalam album kompilasi ini mampu memantik wacana serupa diranah apapun, dimana setiap orang mampu terlibat aktif dalam pengambilan keputusan dari setiap proses dan hasil kerja. “Kami meyakini jika setiap orang memiliki kuasa untuk mengatur diri sendiri atau setidaknya terlibat aktif dalam penentuan kelangsungan hidupnya. Hal yang lebih menyebalkan daripada diperintah adalah memilih siapa yang akan memerintah,”. Rayakan! (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here