Foto dok. Remissa

Tepat tanggal 27 April 2018, grup asal Malang, Remissa merilis album kedua bertajuk “Tegangan Tinggi”. Album ini dirilis dalam format CD di bawah naungan, Srawung Records. Tema lagu yang diusung Remissa dalam album ini tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya. Berisi seruan tentang pengerusakan lingkungan, gejolak kehidupan pribadi hingga penegasan sikap anti tiran. Remissa berusaha mengajak pendengar untuk lebih peka dengan kondisi di sekeliling kita.

Lantas apa yang membuat “Tegangan Tinggi” berbeda dari album sebelumnya? Kali ini, grup yang digawangi Rizky Toar (Gitar/Vokal), Baron (Bass/Vokal), Sany (Gitar) dan Rufa pada drum, berani memasukkan berbagai aroma musik ke album “Tegangan Tinggi”, mulai dari rock alternatif hingga blues. Remissa di album ini turut melibatkan beberapa musisi lokal kota Malang diantaranya Gus Dakar, Sabiella Maris (Closure), Melody Latief (Marigold) dan Devina Abigail.

baca juga: Remissa Gelar Tur di Semarang

“Tegangan Tinggi” sendiri berisi 14 buah lagu dimana seluruh proses rekamannya dilakukan di Audiolectica Studio, termasuk juga tahap mixing dan mastering. Remissa turut ditemani solois kenamaan, Iksan Skuter sebagai produser di album tersebut.

Bertepatan dengan perilisan album, Remissa turut meluncurkan salah satu single berjudul “1-” dalam bentuk video lirik. Nomor “1-” sekaligus menjadi karya yang mewakili garis besar isu yang diangkat pada album “Tegangan Tinggi”. (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here