Foto dok. Davy Jones

Dari Pulau Kalimantan tepatnya kota Samarinda, segelintir anak muda yang tergabung dalam kuartet rock Davy Jones, akan menggelar tur di lima kota bulan September ini. Lewat jargon “Sex, Dance & Rock ‘n Roll”, grup yang digawangi oleh Ridwan Sandrego (Vokal), Jondry Rusady (Gitar), Arif Rakhman (Bass) dan Galih Dewabrama pada drum ini sukses melepas album debut, “Rockin’ On The Floor” April kemarin.

Dengan keresahan emosional, Davy Jones memantik hingar bingar panggung lokal sejak 2014 dan memilih jalur musik rock di tengah tandusnya genre serupa di skena musiknya, khususnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Musik yang diusung Davy Jones sendiri mengingatkan pendengar dengan musik yang dibawa oleh pionir-pionir rock seperti Extreme, Rainbow, Jimi Hendrix bahkan era album awal Slank, yang dikombinasi dengan konsep jenaka lagi nakal.

“Album ini terinspirasi dari idiom dancing on the floor yang cenderung mendikte bahwa dancing on the floor tidak bisa dinikmati dengan alunan musik Rock ‘n Roll. Maka, Davy Jones tertantang untuk mematahkannya,” ujar Galih. Mereka juga sempat menggelar seremoni peluncuran album lewat konser tunggal yang melibatkan beberapa nama musisi lokal beberapa waktu lalu.

Berbekal semangat, kini Davy Jones coba menyambangi beberapa kota di Indonesia lewat tajuk “Rockin’ On The Tour” yang mereka mulai dari panggung besar, Soundrenaline 2017 di Bali, Jumat (9/9) kemarin, menuju Surabaya, Malang, Semarang dan Yogyakarta. “Kami bertandang dengan membawa optimisme dalam membagikan musik Davy Jones kepada pendengar-pendengar baru. Serta harapan kami untuk menciptakan atmosfer bersenang-senang bersama di setiap gigs yang akan kami kunjungi nantinya,” tutup Galih.

Untuk penampilannya di Semarang nanti, Davy Jones akan berbagi panggung bersama grup yang tak kalah gahar seperti Octopuz, Killer Of Gods, Rasub, Trouble Maker, Lilin Semasa Hujan serta kuartet death metal asal Boyolali, Diminish Perception dalam helatan Eternal Fest yang akan digelar pada tanggal 16 September mendatang di Angkringan Rakyat, Gunungpati. (Af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here